Romantisme dan Refleksi Kemerdekaan : Makna Indonesia Unggul, Menuju Indonesia Maju

Jakarta – Memaknai Indonesia maju adalah terpenuhinya semua cita-cita luhur rakyat Indonesia. Cita-cita tersebut dibangun dari berbagai perspektif nilai; nilai historis, idiologis, konstitusionis, dan sosiologis.

“Apa arti Indonesia maju bagi kita? Indonesia Maju! Indonesia Maju adalah Indonesia yang tidak ada satupun rakyatnya yang tertinggal untuk meraih cita-citanya. Artinya kita harus membangun pendidikan, yang meningkatkan keimanan,” kata Presiden Jokowi saat menyampaikan pidato pada Sidang bersama DPD-DPR RI di Gedung Kura-kura, Senayan, Jakarta, Jumat, 16/08.

Makna Slogan SDM Unggul Indonesia Maju

Tema Kemerdekaan RI ke 74 Tahun, mengedepankan slogan ‘SDM Unggul Indonesia Maju’.

Tagline SDM Unggul Indonesia Maju itu menggambarkan visi besar pemerintah dalam rangka meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia.

“Dunia bergerak cepat, diwarnai kejutan yang tak terbayangkan di masa lampau. Siapa enggan keluar dari zona nyaman, akan tergilas roda zaman. Hanya ada satu jawaban: SDM unggul dan mumpuni”.

“Maka, ke sanalah arah pembangunan kita lima tahun selanjutnya”, tegas Jokowi

Menanggapi statemen Presiden Jokowi, menurut Ruben Frangky Oratmangun, Presiden Indonesian Youth Updates. Ia mengapresiasi niat baik pemerintah dalam mengaktualisasikan SDM Unggul menjadi prioritas utama yang harus direspon positif oleh masyarakat yang harus terkonsolidasi dengan baik secara holistik.

Urgensi dan Strategi Pembangunan SDM Indonesia

Pembangunan SDM menjadi pengarusutamaan strategi pembangunan bangsa Indonesia ke depan.

Strategi SDM ini diupayakan dapat mengakselerasi pertumbuhan ekonomi yang dibutuhkan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat.

Ruben Frangky menjelaskan, urgensi pembangunan SDM menjadi faktor kunci dalam memenangkan persaingan global.

Saat konsekuensi semakin ketat, persaingan di tengah ketidakpastian, maka langkah strategis pembangunan SDM inilah yang selayaknya juga mendapatkan dukungan dari seluruh pemangku kepentingan (stakeholders).

Penguatan SDM menuju manusia unggul memiliki korelasi yang erat dengan peningkatan produktivitas kerja dalam berbagai lini dan aspek kehidupan.

Refleksi dan Harapan

Berdasarkan pernyataan Pak Jokowi bahwa : ‘Kita patut bersyukur bahwa di tengah gejolak perekonomian global, pembangunan ekonomi kita selama lima tahun ini telah menunjukkan capaian yang menggembirakan.’

Apalagi pernyataan Presiden Jokowi perlu menjadi refleksi bersama di tengah gejolak dan carut-marut ekonomi global yang sangat kompetitif maka, kata Ruben Frangky, Indonesia dituntut konsiten meningkatkan angka pertumbuhan ekonomi nasional agar mampu bersaing secara makro maupun mikro di sektor ekonomi.

Hal itu beriringan dengan harapan strategis untuk menjadikan Indonesia sebagai negara maju dengan potensi bonus demografi dan limpahan sumber daya alam yang sangat menjanjikan masa depan yang layak bagi anak bangsa.

Harapan dan capaian pembangunan SDM tersebut sebagaimana prediksi yang memproyeksikan Indonesia untuk sejajar dengan kedua negara raksasa ekonomi dunia, Cina dan Amerika sebagai negara ekonomi terbesar di dunia pada tahun 2030 mendatang, pungkas Ruben.