Besok Hari Raya Nyepi, Bali Menutup Semua Tempat Wisata dan Hiburan

Bali – Umat Hindu Bali akan merayakan Hari Raya Nyepi 1941 Tahun Saka, Kamis (7/3/2019) besok.

Hari Nyepi merupakan hari raya umat Hindu yang dirayakan setiap tahun baru Saka yang dimulai sejak tahun 78 Masehi.

Wisatawan manca negara juga ikut merayakan menyambut Hari Raya Nyepi di Bali. Foto: kabarindonesia/Murdani Usman

Besok adalah hari libur nasional, dan sejumlah tempat – tempat wisata akan ramai pengunjung, berbeda dengan Pulau Bali yang merayakan Hari Raya Nyepi, karena sehari semalam tidak ada kegiatan sedikitpun semua penghuni bali berada dalam kediamannya untuk beribadah, tak terkecuali bagi pengunjung harus mengikuti aturan yang berlaku saat Nyepi.

Pecalang-pecalang yang bertugas menjaga keamanan dan ketertiban menjaga dengan ketat, tidak di perkenankan wisatawan berkeliaran selama Nyepi di Bali.

Berbeda dengan perayaan tahun baru Masehi yang jatuh setiap tanggal 1 Januari dan dirayakan dengan gegap gempita serta pesta kembang api.

Tahun baru Saka di Bali justru dimulai dengan menyepi, atau melaksanakan catur brata penyepian.

Catur Brata terdiri dari empat pantangan yaitu Amati Geni yang artinya pantang menyalakan api, lampu atau alat elektronik.

Amati Karya yaitu menghentikan kerja atau aktivitas fisik untuk belajar dan refleksi diri atas hidup yang dijalani. Amati Lelanguan yaitu pantang menghibur diri atau melakukan kesenangan. Terakhir adalah Amati Lelungaan atau dilarang bepergian.

Hari ini masih berlansung Tawur Agung di Pura Besakih, puncaknya perayaan Nyepi nanti pada tanggal 20, dan akan menggelar berbagai kegiatan religius di beberapa titik.

Laporan kabarindonesia.news/ Murdani Usman